Anda mungkin beranggapan bahwa pulau yang berada di batas terluar Indonesia akan jauh dari peradaban dan hal menarik karena jauh dari ingar-bingar kota metropolitan. Meskipun jauh dari pusat pemerintahan nasional, justru Anda akan menemukan sekeping surga di pulau terluar Indonesia termasuk Pulau Rote yang disebut-sebut sebagai pulau paling selatan Indonesia.
Ada kurang lebih 120.000 orang yang tinggal di pulau dengan tanah berupa batu karang ini. Pulau ini berbatasan dengan pulau Timor di sisi timur laut dan pulau Sumba di sisi barat. Meskipun terkesan sangat jauh dalam rute petualangan di Indonesia, pulau ini tak lagi terlihat jauh begitu Anda sudah menginjakkan kaki di pelabuhan laut kota Ba’a yang merupakan kota paling besar yang berada di pulau ini. Pelabuhan laut ini bisa Anda capai dari Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan kapal feri yang beroperasi setiap hari.
Keindahan Pulau Rote telah menjadi perbicangan para petualang termasuk peselancar karena mempunyai laut jernih dengan pasir putih yang sehalus tepung. Selain itu, pulau ini juga mempunyai permukaan berbukit-bukit yang dihiasi dengan padang sabana serta danau kecil. Pantai yang paling terkenal di pulau ini bernama Nemberala yang biasanya dipilih sebagai titik utama peselancar sebelum mereka melanjutkan perjalanan untuk mencari titik selancar lain yang lebih menantang di sekitar pulau. Para peselancar profesional biasanya memburu ombak yang mencapai tiga kali tinggi orang Indonesia sekitar Juli dan September.
Pantai Nemberala berhadapan dengan Laut Sawu di sebelah barat dengan pemandangan indah layaknya tanah lapan berpasir yang dibatasi oleh pohon lontar yang senantiasa menghijau sepanjang musim. Bergerak menuju arah kiri dari pantai Nemberala, Anda bisa mencapai Peanuts dan Bo’a dengan kurang lebih 30 menit perjalanan menggunakan sepeda. Selain itu, ada pula N’dau yang menawarkan ombak dengan kecepatan tinggi.
Pulau Do’o menawarkan pengalaman selancar yang berbeda bagi Anda pecinta selancar. Tempat ini menyajikan gulungan ombak dengan arah kanan yang paling panjang di Indonesia dan peselancar harus menggunakan perahu untuk bisa menaiki ombak di pulau ini. Selain itu, peselancar bisa menikmati kegiatan favorit ini di waktu yang berbeda karena musim selancar di Pulau Do’o dengan letak geografis unik ini berlangsung di bulan Maret dan Desember.
Selain pantai Nemberala, Anda juga bisa menemukan T-Land di sisi barat Pulau Rote yang merupakan pulau dengan luas 1.200 km persegi. Pulau ini juga dikenal akan ombaknya panjang dan menggulung ke arah kiri yang bisa ditemukan di Indonesia. Tak mengherankan jika pulau ini dinobatkan sebagai surga peselancar di sisi selatan Indonesia.
Hal unik lain yang sebaiknya tidak Anda lewatkan ketika berkunjung ke pulau ini adalah melongok kura-kura leher ular yang sangat langka dan dilindungi. Dengan lautnya yang indah, Anda juga bisa menikmati indahnya kehidupan bawah laut pulau ini dengan terumbu karang yang beragam dengan ikan unik seperti hiu dugong dan pari Manta.

